Nenek Saras yang Hobi Bersih-Bersih
Nenek Saras yang Hobi Bersih-Bersih

‘Nenek Saras yang Hobi Bersih-Bersih’ adalah sebuah cerpen misteri yang berdasarkan kisah nyata. Tentu saja ada unsur dramatisasinya. Tapi anda tidak perlu melebih-lebihkan keseluruhan cerita ini. Tekan ‘mainkan di browser’ untuk memutar lagu daari Soundcloud! Selamat membaca!

Di kosku ada yang ‘hobi’ bersih-bersih. Lansia, kira-kira umurnya 65-70-an. Tapi tidak terlihat renta dan masih kuat nyapu atau bersih-bersih kamar kost.

Anehnya, setiap kali aku penasaran dan ingin mengajak ibu itu ngobrol, ia selalu menghilang. Tapi kalau tidak dicari, ia selalu ada, entah itu menyapu di kejauhan atau sekedar lewat.

Akhirnya, ketika waktu santai di malam minggu, nggak ada kerjaan ataupun yang ngajak nongkrong, aku memilih untuk di kos saja sampai bosan.

Kira-kira saat itu sudah jam 11.25. Tetangga kos sudah terlelap. Ada juga yang baru saja pulang. Hanya saja.. kenapa tiba-tiba ada suara orang menyapu?

Ah mungkin tetangga. Mungkin baru saja sempat bersih-bersih kamar.

Kucoba untuk mengabaikannya beberapa saat. Janggal. Apa cuma perasaanku saja atau memang suara sapu itu hanya di depan kamarku?

Kulihat bayang-bayang yang memantul di lantai dekat pintu. Dari tadi bayangan menyapu terlihat tak berhenti. Tak berpindah. Di situ terus.

“Uhuk! Uhuk!” suara batuk itu kukenal dengan jelas. Siapa lagi kalau bukan nenek itu?

Aku memilih untuk mengabaikannya lagi. TIba-tiba terdengar suara ketukan di kaca jendela kamarku. Sekali. Dua kali. Kuabaikan. Kini ketukannya semakin sering.

Mungkin temanku lupa membawa kunci dan kekancingan.

Kuletakkan handphoneku. Lalu kubuka korden jendela…

Nenek Saras menatapku dengan tajam dan tatapan mata yang putih menyeramkan!
Nenek Saras menatapku dengan tajam dan tatapan mata yang putih menyeramkan!

“ANJIR!”

Keesokan paginya aku bangun dari lantai. Aku pikir aku mengigau atau jatuh karena mimpi. Entahlah, aku pusing.

Kuputuskan untuk membeli obat di warung sebelah. Kebetulan warung sebelah jadi satu dengan kos. Jadi aku masuk ke warung lewat pintu belakang.

Saat masuk, aku langsung fokus ke salah satu foto yg tertempel di dinding lengkap dengan piguranya..

OH SIAL! WAJAH NENEK ITU!!!

“Mbok? Itu siapa ya?” tanyaku merinding.
“Oh itu Mbah Saras.. Yang punya kos ini..” jelas mbok warung.
“Ohh pantes Mbahnya sering sapu-sapu di sini.” jawabku lega.
“Hahahaha! Mas bisa aja kalau bercanda! Mbah Saras udah meninggal 10 tahun lalu!” balas mbok warung.

Seketika aku tidak jadi lega. Jadi… semalam Mbah Saras…NGAPAIN?

Baca juga:

Tinggalkan pesan

Masukkan komentarmu!
Masukkan nama di sini

sixteen + fifteen =